Dilahirkan di INDONESIA, dibesarkan di INDONESIA merupakan riwayat hidup kita selama ini. Tapi, berdasarkan fakta & kenyataan sekarang ini, masihkah kita mencintai INDONESIA kita ini? Konflik dengan Malaysia membukakan mata kita, betapa lengahnya kita menjaga budaya INDONESIA. Salah siapa? Kalu dipikir 1000 kali pun ini tetap salah kita sendiri. Dari berjuta* rakyat INDONESIA, pinta saja kepada mereka untuk menyanyikan lagu* wajib Nasional kita sendiri. Masih hafalkah mereka? Tidak usah jauh* pula, lagu daerah misalnya. Masihkah mereka menghargai lagu daerah asal mereka? Ingatkah mereka tentang perjuangan para pahlawan terdahulu yang rela bertaruh nyawa demi kenyamanan hidup kita saat ini??
Tidakkah ini lucu? Bagaimana bisa kita kecolongan dengan negara tetangga. Tidak salah jika mereka mengambil lagu* daerah kita. Toh, memang kita tidak pernah merawatnya. Mendengarkan saja malas apalagi menjaga. “apaan tuh, nari tradisional. Tari jaipongan ya? Padahal masih keren modern dance”. Pernahkan terucap dari bibir kalian? Lalu, Malaysia mengklaim Tari Pendet yang merupakan penentu identitas rakyat Bali adalah budaya leluhur mereka. Kita sangat marah, akupun juga marah. Tapi lihat, aksi brutal rakyat INDONESIA begitu hebohnya di saat budaya kita terambil oleh mereka. Di saat tidak ada konflik semacam ini, malah seenaknya bahkan berani menghina budaya INDONESIA yang telah lahir sejak dulu kala.
Inilah INDONESIA dengan sejuta masalah yang sebenarnya hanya bisa diselesaikan dengan kesadaran masyarakatnya sendiri. Batik tidak akan semenarik seperti sekarang jika tidak diklaim oleh Malaysia. Rasa Sayange tidak akan marak dinyanyikan di berbagai acara stasiun televisi jika tidak diklaim Malaysia. Tari Pendet tidak akan di tampilkan dalam iklan TV jika tidak diklaim oleh Malaysia. Apalagi yang akan kita hilangkan untuk negeri ini? Marilah kita generasi penerus, pelindung INDONESIA menjaga budaya kita. Jangan terpikir di benak kalian untuk melindungi budaya kita agar tidak diklaim lagi oleh Malaysia. Bukan itu yang para leluhur kita inginkan, tapi mereka hanya ingin peluh mereka dihargai dengan kecintaan kita terhadap budaya sendiri. Belajar dengan tekun untuk memajukan kualitas SDA kita yang masih tertinggal juga nilai plus untuk negara kita.
Mulai saja dengan hal kecil. Setidaknya kita mengerti lagu wajib Nasional & lagu daerah atau mengerti jenis tarian kita. Tarian di INDONESIA tidak dapat di tentukan jumlahnya. Artinya, tarian di INDONESIA bukan hanya Tari Jaipong yang sering kalian sebut. Pakai baju batik pun juga sudah mencerminkan kecintaan kita terhadap negeri ini. Berobat di negeri sendiri. Kita masih memiliki RS yang memiliki fasilitas baik. Apa gunanya kalian belajar kedokteran dengan biaya yang melambung tinggi, tapi rakyatnya sendiri tidak mau menggunakan jasa RS di INDONESIA. Beli produk rakyat kita yang kadang juga menjukkan identitas wilayah itu sendiri merupakan bentuk dukungan kita untuk terus memajukan kreatifitas rakyat INDONESIA.
Semoga dengan beberapa keterangan di atas ini membuat kita menjadi pribadi yang lebih mencintai negeri & segalanya tentang INDONESIA. Salam Super untuk INDONESIAq ..... MERDEKA!!!!
Kamis, 08 Oktober 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar